Garis Logo
images

502 SISWA IKUTI PRAOLIMPIADE SAINS SE KEPULAUAN BUTON

Salah satu cara mengukur prestasi di daerah ini dengan menggelar kegiatan praolimpiade sains antar pelajar yang dipusatkan Rabu sore ini (17/1) di Gedung SMAN 1 Baubau, dengan melombakan sejumlah bidang studi matematika, ceramah agama, pidato dan debat bahasa Inggris serta story telling. Lomba ini diikuti 502 siswa se kawasan kepulauan Buton dari tingkat SD hingga SLTA.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kota Baubau, Drs. Masri, M.Si dalam sambutannya mewakili Walikota Baubau mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap menjadi ajang seleksi olimpiade sains sesungguhnya yang dilaksanakan berjenjang hingga level internasional.

“Ini even yang memicu semangat belajar, minat, dan prestasi, bahkan memunculkan calon-calon juara, baik regional, nasional bahkan internasional, tentu sangat membanggakan,” ujar Masri sembari mengingatkan teknologi informasi (TI) sebagai penunjang fasilitas pendidikan.

Khusus di Kota Baubau, Masri menjelaskan dunia pendidikan di kota ini sangat ditunjang dengan kemajuan teknologi Informasi (IT). “Sudah ada konektivitas pada 20 sekolah di Baubau yang bisa terpantau langsung dari kantor Diknas, ini kemajuan dan kita tak bisa menafikkan jika IT ini adalah pendukung utamanya,” pungkas Masri.

Berkaitan dengan prestasi, mantan Guru IPA di beberapa sekolah unggulan di Sulawesi tenggara ini begitu mengapresiasi para jawara olimpiade asal Kota Baubau yang telah mengharumkan nama Kota Baubau dan Sulawesi tenggara.
“Ini pemicu juga bagi daerah-daerah lain di Kepulauan Buton agar bisa berprestasi lebih maksimal, sebab ini ajang keunggulan kita di kawasan ini,” harapnya.

Pembukaan praolimpiade sains ini begitu meriah dengan keterlibatan sejumlah pelajar. Turut hadir melebur bersama guru-guru dan siswa selin Kadis Pendidikan Nasional Kota Baubau adalah Kadis Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, M.Si.

Idrus Taufiq meminta kalangan media massa terlibat aktif dalam praolimpiade ini, dengan mensosialisasikan item-item yang diselenggarakan. “Ini event yang sangat berharga, penting untuk diketahui publik, dan semakin mendorong orang tua untuk terus menyekolahkan anak-anaknya.” Ujar Idrus.