Garis Logo
images

Baubau Komitmen Pertahankan Predikat Kota Sehat

Pemerintahan Dr. H. AS.Tamrin, MH – La Ode Ahmad Monianse masa bakti tahun 2018-2023 memiliki komitmen kuat mempertahankan predikat sebagai Kota Baubau sebagai “kota sehat”. Komitmen ini ia wujudkan dengan mengajak pihak berkompeten untuk selalu menjaga Baubau dari berbagai aspek penunjang predikat sehat itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq saidi, S.Kom., M.Si merilis pemberitaan kepada linimassa di kota ini, bahwa perwujudan dan komitmen kota sehat ini dicanankan langsung oleh Wali Kota AS. Tamrin, yang dipusatkan di Aula Palagimata Kamis kemarin (9/11), berkait dengan pengukuhan pengurus kota sehat, lounching log kota sehat dan penanda-tanganan komitmen.

Wali Kota dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk melakukan proses perbaikan dari berbagai bidang sehingga berdampak positif terhadap kesehatan mealui partisipasi masyarakat yang terorganisir dan telah mengantarkan Kota Baubau memperoleh penghargaan Swastisaba Padipa di tahun 2017 lalu.

“Pembentukan forum kota sehat adalah jembatan mengubah pola pikir dan prilaku masyarakat, menuju hidup sehat, sehingga proses menjadi kota sehat tidak semata-mata mengejar penghargaan tetapi lebih mengedepankan pembangunan hidup sehat bagi masyarakat di kota ini,” tandas AS. Tamrin.

Karena itu wali kota berharap dukungan besar dan parisipasi aktif dari Forum Kota Sehat yang bersinergi dengan tim pembina, agar benar-benar dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat sebagaimana telah digambarkan dalam logo yang juga dilounching penggunaanya.

Menurut wali kota, faktor kesehatan merupakan aspek pembangunan yang sangat menentukan peningkatan kualitas SDM, yang telah dituangkannya dalam visi-misi kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota periode 2018-2023.

Adapun forum kota sehat yang dibentuk dipimpin langsung H. Masri, M.Pd, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang kini memasuki masa purna bakti. Forum ini dibentuk untuk tidak menjadikan tagline kota sehat sebagai simbolis belaka, tetapi mengarah pada program-program aplikatif.