Garis Logo
images

DISKOMINFO BAUBAU DAN MAKASSAR GAGAS MoU SMART CITY

Bermaksud menghadirkan penggunaan teknologi informasi dalam sistem kerja berbasis elektonik pemerintahan (e-goverment) dalam penerapan kota cerdas (smart city) di Kota Baubau yang memudahkan pelayanan publik, maka melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Baubau siang ini (23/12) melalukan pembahasan Program Kerjasama (PKS) memorandum of understanding (MoU) dengan Pemkot Makassar yang difasilitasi Sekretariat APEKSI Komwil VI Indonesia Timur di Makassar.

Pembahasan melibatkan langsung kedua kepala dinas daerah masing-masing, yakni H.Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, M.Si beserta staf mewakili pihak Pemkot Baubau, dan Drs. Ramli Hajiali, M.Si dan Najran SP mewakili Pemkot Makassar.

“Pihak Pemkot Baubau senagaja menunjuk Pemkot Makassar sebagai mitra Smart City ini, karena Kota makassar menjadi wilayah terdekat dan dikenal sebagai salah satu kota dengan konsep Smart City terbaik di Indonesia, sehingga kami tentu banyak mengadopsi program-program yang akan di MoU-kan nantinya” papar Idrus Taufiq kepada sejumlah media massa.

Masih menurut Idrus Taufiq, Pihak Pemkot Baubau awalnya hanya memulai dari beberpa aplikasi yang akan digunakan di Diskominfo, tetapi Kota Makassar menawarkan perluasan aplikasi, tak hanya di Diskominfo, tetapi juga menyangkut kebudayaan, pariwisata dan sektor perdagangan. “Ini tindaklanjut juga dari Raker APEKSI yang dipusatkan di Baubau beberapa waktu lalu.

Sementara pihak Pemkot Makassar melalui staf khusus Walikota, Najran yang bertindak sebagai juru bicara menyambut baik bentuk kerjasama ini, dan Pemkot Makassar akan mendukung sepenuhnya Kota Baubau dalam penerapan sejunlah aplikasi yang akan di MoU-kan.

Pada pembahasan yang cukup alot ini, kedua daerah sepakat mencari waktu yang tepat pertemuan kedua walikota, untuk menandatangani MoU dimaksud yang rencananya dilaksanakan di Kota Makassar awal Januari 2018 mendatang, yang rencana dihadiri SKPD teknis berkait kedua wilayah berstatus kota ini.