Garis Logo
images

GEMA CERMAT OBAT KOTA BAUBAU DICANANGKAN

Jumat pagi ini (23/11) di Hotel Ratu Rajawali Baubau menjadi momentum yang tepat bagi Dinas Kesehatan Prov. Sultra untuk mencanangkan gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Gema Cermat) Kota Baubau, yang merupakan pencanangan ketiga di Sulawesi tenggara, setelah Koata Kendari dan Konawe di bulan sebelumnya.

Pencanangan yang dibuka langsung Walikota, Dr. H.AS Tamrin, MH ini menghadirkan pemateri utama dari Kementerian Kesehatan RI, Erik Gusnelyanti, S.Si. Apt., MKM yang merupakan seksi penanggungjawab obat nasional Direktorat Pelayanan Kefarmasian, dan sejumlah pejabat terkait dari Pemprop. Sultra dan Kota Baubau dengan peserta terdiri dari kelompok Badan Kontak majelis Taklim (BKMT), unsur Dharma wanita, kader kesehatan, perwakilan organisasi massa, kepemudaan dan peremupuan di kota ini. Turut hadir Kadis Kesehatan Kota Baubau, dr.H.Edy Natsir mendampingi Walikota.

Gema Cermat ini bertujuan mengedukasi masyarakat dan pengetuannya tentang obat secara tepat dan benar; cara mendapatkannya, menggunakannya, menyimpan hingga membuang obat dimaksud, dan merupakan bagian dari promosi preventif tercapainya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Gernas) yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo dan menjadi bagian dari Nawacita.

Walikota baubau, AS Tamrin sebelum membuka acara ini menyampaikan beberapa hal penting berkaitan dengan pesan-pesan kemasyarakatan, diantaranya pentingnya menjaga kesehatan, kesdaran terhadap kebersihan lingkungan sekitar, dan pola hidup sehat. “termasuk diantaranya pemahaman kita tentang obat-obatan itu sendiri. Olehnya saya berharap seluruh peserta gerakan pencanangan Gema Cermat ini ini menjadi lokomotif sekaligus ujung tombak sosialisasi di tingkat masyarakat,” harap walikota.

Sementara itu dalam paparan materi Erik Gusnelyanti, S.Si. Apt., MKM sebagai materi ini di kegiatan ini, terungkap jika masyarakat hanya sekedara mengenal obat, tetapi tidak memahami cara memperlakukannya obat itu sebagaimana mestinya.

“Hal lain, dilakukan juga pembekalan dan penunjukan Apoteker terpilih sebagai agent of change, serta menjadi pelaksana Gema Cermat di masing-masing wilayah dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan wilayah setempat, jangan bergerak sendiri-sendiri” tegas Erik Gusnelyanti sembari berharap dukungan pemerintah daerah agar rutin menggelar sosilasi tentang obat, sehingga terwujud Indonesia Sehat.

Kegiatan ini kata Erik merupakan rangkaian sosilasasi dari 82 kabupaten/kota yang ditargetkan se Indonesia, 25 diantaranya dilaksanakan direktorat pelayanan kefarmasian kementerian Kesehatan RI, dan 57 kegiatan dikelola Dinas Kesehatan Provinsidengan menggunakan dana konsentrasi APBN.**

Sumber : https://web.facebook.com/PemkotBaubau