Garis Logo
images

HADO HASINA PIMPIN RAKOR PERDANA DENGAN JAJARANNYA

Pj. Walikota Baubau, Dr. Ir. H. Hado Hasina, MT untuk pertama kali memimpin rapat koordinasi dengan jajaranya Jumat siang ini (2/2) sejak kedatanganya tadi pagi di Baubau, yang dijemput langsung sejumlah pimpinan SKPD.

Acara yang digelar di aula palagimata Kantor Walikota Baubau mengahadirkan Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd, pimpinan SKPD, camat dan lurah di kota ini, lebih diarahkan perkenalan kepemimpinan masing-masing kelembagaan.

Walikota Hado Hasina mengawali arahannya dengan mengungkap ayat Alquran surah Al-jumah sebagai 'brainstorming' sistem kinerja pemerintahan agar pekerjaan berjalan dengan 'smart'.

Hado mengingatkan aparatnya tentang teorisasi kepemimpinan, agar mendapatkan kepercayaan aparat dan juga masyarakat di kota ini, dengan mengingatkan 10 prinsip good governance, "setidaknya memahami tiga hal saja , sudah cukup, dan ingat harus seirama kepemimpinan kita. Jika saya bicara netral, kadis juga harus bicara netral, tidak boleh berbeda," tegas Hado.

Ia juga mengingatkan tidak boleh adanya dualisme kepemimpinan di masing-masing kelembagaan. "Intinya harus loyal pada sistem, bukan pada pribadi. Jangan coba-coba memutuskan sesuatu tanpa usulan kepempeimpin," pesannya.

Hado mengingatkan tiga tugas pentingnya sebagai pejabat walikota yakni, melanjutkan roda kepemimpinan pemerintahan secara profesional, yang menjadi jembatan penghubung kepemimpinan sebelumnya dengan kepala daerah yang terpilih nantinya, serta m3njamin netralitas ASN "Tentu berkaitan dengan program dan visi, bukan hal politis," tandasnya.

Namun demikian ia mengingatkan jika posisi pejabat walikota bukan sebagai pejabat politis tetapi pejabat administratif, sehingga ia akan jalankan tugas-tugas berdasarkan kewenangan yang diberikan.

Namun demikian tidak membatasi dirinya untuk berbuat lebih baik kepada publik. Contohnya, penanganan ecotourisme di Baubau. "Slah satunya misalnya pengembangan objek wisata pantai Nirwana dan objek-objek lainya, insha Allah 3 minggu saya di kota ini," kita lihat nanti.

Hal lain adalah pembangunan kawasan wisata budaya dan religi. "Yang pasti kita membangun tak perlu terlalu bergantung dengan uang, yang pentng ada kemauan, mari kita wujudkan sama-sama," harapnya.

Berikutnya berkaitan dengan sistem transportasi kota. "mana ada kota tidak ada terminal besarnya. Intinya ada strategi perbaikan arus lalu lintas dan tata kelola perhubungan," tandasnya

Intinya kata Hado, bukan sekedar menjadikan sesuatu tetapi mampu menginspirasi. Apalagi masa tugasnya hanya berjalan 6 bulan. Namun demikian kreatifitas tidak boleh terhenti.

Acara yang dipandu Sekot Roni Muhtar dan Asisten I La Ode Aswad berjalan dengan serius mendengarkan arahan walikota. Sebelumnya tadi pagi walikota juga langsung mengikuti rapat paripurna di DPRD Baubau.