Garis Logo
images

LETKOL INF.DAVY DARMA PUTRA GANTIKAN LETKOL CZI. SRIYANTO JADI DANDIM 1413 BUTON

Gerbong militer di kawasan kepulauan Buton kembali bergerak, dengan mutasi komandan KODIM 1413 Buton, dari Letkol CZI Sriyanto, M.I.R, MA kepada Letkol. Inf. Davi Darma Putra.

Pisah sambut keduanya dilaksanakan di pelataran Bantea Umuri Bolu Rujab Walikota Baubau, Selasa malam ini (30/1). Acara malam ini terasa spesial, sebab juga menjadi malam terakhir kepemimpinan Walikota Dr.H.AS.Tamrin,MH dan wakilnya, Hj. Wd. Maasra Manarfa, S.Sos, M.Si, dimana esoknya Rabu (31/1) dilaksanakan serah terima jabatan walikota kepada pejabat walikota yang baru yang rencana dipusatkan di Kota Kendari.

Letkol. Sriyanto dalam sambutan perpisahannya mengungkap masa jabatannya sebagai Dandim selama 316 hari, baginya terasa waktu yang amat singkat, dan merasa masa tugasnya penuh keakraban, religius.

"Saya sangkat 'klik' di Buton dan merasa sangat berat meninggalkan Buton, karena merasa bertugas di kampung sendiri, dan merasa bekerja dengan saudara sendiri.," pesannya.

Salah satu kebanggaannya selama bertugas di daerah ini adalah hubungan yang sangat harmonis antara jajaran TNI dengan Polres, yang diakuinya sebagai prestasi membanggakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. "Saya sangat apresiatif dengan jajaran Polres baik di Baubau, Buton, Wakatobi, bekerja penuh persaudaraan dengan kami, termasuk jajaran pemerintah derah yang bekerja penuh dedikasi," jelas Sriyanto.

Sriyanto mengungkap jika KODIM tengah merintis pendirian pondok pesantren 'al azhar' di Kabaena, yang sekiranya di tahun 2019 mulai terbangun. "Tahun ini di godok kurikulumnya, dan juga sudah pembersihan lahan, semoga dapat diwujudkan dan dilanjutkan dengan baik," ujarnya.

Hal lain yang dipesankan Letkol Sriyanto meminta semua pihak menyikapi tahun politik ini dengan tetap memelihara persatuan dan kesatuan," ungkap perwira yang akan di mutasi di bagian operasi Mabes TNI.

Usai memberikan sambutan, hadirin menyaksikan profil singkat kepemimpinan Letkol Sriyanto dan berbagai kegiatan yang dialaksanakan semasa kepemimpinannya melalui video led yang disediadakan pihak panitia.

Sementara Dandim baru, Letkol Davi Darma Putra dalam sambutan perdananya memperkenalkan diri dan keluarganya, sebagai sosok berdarah Aceh kelahiran pematang siantar - Sumut. "Kami lebih banyak bekerja di dunia intelejen di Surabaya dan Maluku, sekarang sudah di teritorial," ujarnya singkat.

Sebagai pengganti, Davi Darma Putra berharap semua pihak mendukung dan membantunya melanjutkan tugas-tugas pendahulunya. "Saya bismillah sekaligus mengucap assalamu alaikum, semoga kami dapat mengemban tugas negara ini," harapnya.

Walikota AS Tamrin saat menyampaikan sambutannya mengapresiasi kepemimpinan Letkol Sriyanto yang terasa begitu cepat, namun sangat efektif melaksanakan tugas-tugasnya.

"Saya merasa sangat terharu, wilayah beliau begitu sangat luas, saya merasa belum ikhlas melepas beliau, tapi karena tugas negara, kami hanya bisa berharap. Beliau ini Dandim tapi kelasnya Danrem, karena wilayahnya sangat luas, semoga Dandim baru juga bisa melanjutkan program-program yang telah diletakkan Dandim Sriyanto," ujar AS Tamrin.

"Jauh lebih penting dari semua itu adalah harmonisasi dan kekompakan, serta situasi kondusif yang selama ini terpelihara di wilayah kepulauan Buton," imbuh AS. Tamrin sembari mengucap selamat datang kepada Letkol Davy Darma Putra, yang diperkenalkannya, jika esok juga masa akhir jabatannya sebagai kepala daerah.

Acara pisah sambut ini diikuti segenap pejabat di kawasan kepulauan Buton, unsur pimpinan kelembagaan daerah kabupaten/kota di kepulauan Buton.