Garis Logo
images

NUZULUL QURAN TK. KOTA BAUBAU DIGELAR DI WANGKANAPI

Puncak peringatan Nuzulul Quran bertepatan dengan 17 Ramadhan 1439H, pihak PHBI Kota Baubau memusatkan kegiatan ini di masjid Al Mujahaidin Wangkanapi Kota Baubau dengan menghadirkan PJ. Wali Kota Baubau Dr. Ir. H. Hado Hasina, MT, Ketua DPRD H. Kamil Ady Karim, Dandim 1413 Buton, Letkol Davi Darma Putra Beretta anggota forum Komunikasi pimpinan daerah.

Turut hadir Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M. Pd dan segenap pimpinan SKPD di kota ini, juga Kepala Kementerian Agama Kota Baubau H. Rahman Kaali, S.Ag, M. Pd. Sementara menjadi pembawa hikmah adalah Ustaz Muh. Hamdani,S.Ag.

Direlease Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S. Kom,M.Si bahwa dilaporkan ketua PHBI Baubau, La Ode Aswad, S.Sos,M.Si jika pelaksanaan hari-hari besar khususnya Nuzulul Quran tidak bertumpu pada satu tempat tetapi digilir disetiap masjid di kota ini sebagai komitmen PHBI agar kegiatan berskala daerah dapat tersebar di setiap wilayah di Kota Baubau.

Ustaz Hamdani mengurai kekuatan Alquran sebagai kitab suci yang tidak pernah mengalami pergeseran nilai, dan kitab yang dapat dihafal oleh sejumlah pencintanya."Alquran hudanlinnas, bersifat universal bagi semua kaum untuk mempelajarinya. Bahkan keindahan sastranya tidak ada yang bisa menyamai, " tandas Hamdani.

Hamdani juga memgingatkan pentingnya memahami perbedaan sebagai sebuah keniscayaan namun tetap menunjukkan kerukunan. "beda pilihan bukan alasan membawa permusuhan, karenanya Ramadhan dijadikan bulan untuk membangun kebersamaan hingga Idul fitri menjadi manusia fitrah, dan menghadapi Pilkada dengan kesadaran bahwa perbedaan adalah keniscayaan dan tetap dalam suasana kerukunan," imbuh ustaz Hamdani.

Sementara itu Wali Kota Hado Hasina dalam sambutannya juga mengurai keutamaan alquran dan bagi siapa yang membacanya, "'inna hazal qurana yahdiy lillailtiy hiyaa aqwaamu'" tandas wali kota memetik ayat dalam surah Al-Isra.

Karenanya wali kota mengajak warganya untuk menjadi warga yang ikhlas, menghargai perbedaan dan saat nanti mampu memilih pemimpin, bukan penguasa. "pemimpin itu harus adil, transparan dan akuntabel, itu yang kita cari bukan penguasa," sambungnya.

Ia juga mengajak warganya untuk terus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, menjaga hubungan dengan sesama mahluk dan habluminannafs. "Harus Sehat jiwa raganya" imbuhnya.

Berkaitan dengan Nuzulul Quran wali kota memgingatkan jika tak perlu ragu dengan rezeki, sebab Allah sudah menetapkannya. "sesudah kita beribadah, maka bertebaranlah di muka bumi. Itu ikhttiar, sementara doa bisa mengubah ketentuan Allah," tandasnya.

Hal yang harus dibangun adalah adanya kesadaran yang disebut dengan consiouss compotenn. Punya kesadaran dan punya kemampuan. "harus dipahami hal-hal tersebut baik berkaitan dengan kemampuan maupun keahlian. Termasuk memahami konsep-konsep kepemimpinan," imbuhnya sembari mengigatkan tujuan pembangunannya "Atumpu Yincana Mangamia Bhari.

Ditambahkan Hado Hasina jika usai pelaksanaan pilkada nanti, akan dilakukan penataan perkotaan berkaitan transportasi, penataan terminal dan kawasan perekonomian termasuk teguran untuk pelaku usaha untuk menggunakan perparkiran agar Baubau bisa lebih tertib dan menjadi kota yang nyaman.

Usai memberikan pengarahan wali kota Menyerahkan bantuan hibah masjid senilai Rp. 20 juta yang secara simbolis diterimakan pihak pengurus masjid.