Garis Logo
images

Palabusa Wakili Baubau Lomba P2WKSS Se Sultra

Kelurahan Palabusa Kecamatan Lea-lea Kota Baubau Minggu siang ini (18/11) resmi mendapatkan penilaian secara langsung dari juri lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Prov. Sultra, yang dipimpin langsung Pls. Sekda Prov. Sultra, Dr. Syarifuddin Safaa, MM dan rombongan dewan juri lainnya.

Dirilis Kepala Dinas Komunikasi dan Informatka Kota Baubau – H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom., M.Si menyebutkan Palabusa menjadi wakil Kota Baubau di ajang ini untuk bersaing dengan wakil dari 16 daerah lainnya kabupaten dan Kota Se Sultra, diterima langsung Lurah Palabusa, Rukiya yang langsung melaporkan kesiapan wilayahnya untuk dinilai.

Kehadiran Rombongan dewan juri ini didampingi langsung Wali Kota Baubau Dr. H AS. Tamrin, MH, Waki Wali Kota La Ode Ahmad Monianse dan Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd beserta segenap pengurus Tim Penggerak PKK Kota Baubau.

Ketua dewan Juri, Dr. Syarifuddin Safaa dalam sambutannya menyatakan Palabusa tentu sangat berpotensi menjadi juara di ajang P2WKSS ini mengingat beberapa tahun lalu Palabusa pernah meraih predikat juara dua se Sulawesi Tenggara. Namun begitu, juara hanyalah menjadi motivasi kesekian dari tujuan lomba ini.

“Jauh lebih penting lomba P2WKSS ini memiliki daya ungkit lebih tinggi, agar wanita lebih mampu berperan dalam pembangunan sehingga tercipta kehidupan yang sehat dan sejahtera. Juga memberi daya dorong terhadap kesetaraan wanita dan laki-laki dalam segala medan pembangunan,” ujar Syarifuddin Safaa.

Pada kesempatan ini Syarifuddin Safaa yang bertindak sebagai ketua dewan juri sempat membocorkan ‘resep’ juara untuk Palabusa, bahwa tidak juaranya suatu wilayah tidak semata karena ketidaksiapan, tetapi juga minimnya informasi yang diperoleh juri dalam penilaian.

“Biasanya juri minim informasi, karena begitu selesai acara, instansi pendamping entah kemana. Data amat minim yang diterima, itu juga salah satu sebabnya. Selain itu lomba P2WKSS ini bukan sulap-sulapan, hari ini semua tertata dengan rapi, besok sudah layu, sementara tim masih menilai,” ujar mantan Pj. Bupati Wakatobi ini.

Sementara itu, Wali Kota Baubau Dr. H. AS. Tamrin, MH dalam sambutan tertulisnya menyebutkan P2WKSS merupakan bentuk keberhasilan pembinaan, semangat kesetaraan gender, juga mendorong perempuan berpartisipasi, tidak berhenti setelah lomba selesai digelar, tetapi kedepan bisa lebih berdaya, mandiri demi terwujudnya kesejahteraan itu.

Wali Kota juga mengapresiasi kerja keras Lurah Palabusa dan masyarakatnya di ajang lomba ini, dengan mempersiapkan Palabusa sebaik mungkin termasuk keterlibatan OPD dalam pembinaan.

Palabusa sendiri adalah salah satu kelurahan dalam wilayah Kota Baubau yang berada diujung wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Buton. Penduduknya 95,5 persen adalah nelayan. Didalamnya terdapat kelompok wanita nelayan dan 55 kelompok ekonomi produktif. Belakangan ini banyak terlibat dalam pembinaan dan penguatan kapasitas pendidikan, kesehatan, lingkungan dan isu-isu ekonomi.