Garis Logo
images

PROF. JAALI BIMBING GURU BAUBAU PENULISAN ILMIAH

Prof Dr. Jaali, Mantan Rektor Universitas Negeri Jakarta yang dikenl pula sebagai guru besar di bidang pendidikan, Senin hari ini (5/5) didatangkan oleh Penjabat Wali Kota Baubau, Dr. Ir. H. Hado Hasina, MT untuk melakukan bimbingan teknis penulisan karya ilmiah, dalam rangka peningkatan kapasitas dan karir guru dan kepala sekolah se Kota Baubau tahun 2018.

Acara ini digelar di Hotel Galaksi Inn Baubau yang diikuti 200 orang guru dan kepala sekolah, mulai dari tingkat SD, SLTP dan SMU se Kota Baubau. Wali Kota Hado Hasina dalam sambutannya mengungkap jika bimbingan teknis ini berkaitan dengan peningkatan keahlian para pendidik di Kota Baubau, sehingga selalu lahir inovasi, kreativitas dan daya saing.
“seseorang itu harus ahli dibidangnya masing-masing agar ia memiliki value (nilai), tetapi menjadi ahli itu pun juga belum cukup, harus di share kepada orang lain agar bisa lebih bermanfaat,” harap Hado Hasina memulai sambutannya sembari mengutip penggalan Ayat Alquran surah Almujadilah-11.

Pada kesempatan ini Hado juga memaparkan konsep kepemimpinannya, yang ia sebutkan bahwa pemimpin mampu menjaga kebersamaan, menginspirasi kebaikan, terpercaya (trust) menginspirasi kebenaran. Selain itu ada manager di masing-masing organisasi, dimana manager mampu menjalankan dan menterjemahkan inspirasi pemimpinnya, serta loyal pada sistem.

Berkaitan dengan tugasnya selaku penjabat Wali Kota, Hado meminta jajarannya agar memiliki kesamaan dalam ‘bermimpi’ agar Kota Baubau bisa lebih maju, mudah memperoleh pekerjaan, yang disebutnya sebagai 5 prinsip sukses. Masing-masing; memiliki visi bersama; berani; tidak takut keliru; bergerak cepat; dan memiliki sumber daya yang cukup.

“karena itu kita libatkan semua pihak, masyarakat, pengusaha dan semua unsur agar terlibat dalam proses pembangunamm, kita bangun kemitraan dengan semua pihak,” imbuhnya.

Sementara itu Kadis Pendidikan Nasional Kota Baubau, Drs. Masri, M.Si jika kegiatan Bimbingan teknis ini sangat berkaitan dengan karir dan kenaikan pangkat para Guru dan tenaga pendidik umumnya. “sebab khusus untuk golongan IV, bisa naik kalau mampu membuat karya tulis, ini yang menghambat kepangkatan pendidik kita, karenanya kehadiran Prof Jaali diharapkan bisa memac semangat dan kreatifitas pada guru di bidang penulisan karya ilmiah,” pungkas Masri.