Garis Logo
images

RAJA NEGERI WARAKA MASOHI TERHARU BERKUNJUNG KE BAUBAU

Sekitar 21 orang perwakilan masyarakat keturunan Buton di Masohi Maluku Tengah - Sabtu sore hari ini diterima kedatangannya oleh jajaran Pemkot Baubau yang dipimpin Sekda Kota Baubau, Dr. Roni Muhtar M.Pd atas nama Wali Kota Baubau, dan juga pemangku Sultan Buton ke -40 YM. dr. LM. Izaat Manarfa, M.Kes.

Direlease Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, M.Si bahwa kedatangan warga Masohi keturunan Buton ini dipimpin ‘Raja Negeri Waraka Masohi, Yang Mulia Raja Yang Bertahta (RYB) La Ilosa, SH. Saat memberikan sambutan La Ilosa yang disapa Bapak Raja ini mengaku begitu terharu dengan kunjungannya ke negeri leluhurnya itu.

“Hubungan Kesultanan Buton dengan Kesultanan di Pulau Seram sudah lama terjalin, demikian pula kami dan para pendahulu kami yang sudah berbad-abad di Masohi, tentu kunjungan ini akan membawa rasa haru dan bangga, sebab bagaimanapun daerah ini adalah leluhur kami juga,” tandas La Ilosa.

Ia menjelaskan jika saat ini warga Buton di Masohi dan Pulau Seram pada umumnya berjumlah kurang lebih 10 ribu orang, yang hidup rukun damai dengan penduduk setempat, bahkan juga telah banyak berpartisipasi di pemerintahan maupun politik di sana. Sehingga kunjungan ini juga merupakan peristiwa bersejarah sebagai pulang kampung yang mengharukan sekaligus menyenangkan. Bahkan La Ilosa juga berpanjang lebar mengisahkan hubungan Buton dan Masohi yang telah berlangsung berabad-abad silam.

Sementara itu Wali Kota Baubau di wakili Sekda Roni Muhtar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang besar atas kunjungan ini, sekaligus meminta maaf jika sambutan Pemkot Baubau tidak semeriah sambutan masyarakat Buton di Masohi Maluku Tengah beberapa waktu lalu. Termasuk ketidakhadiran wali kota Baubau yang tengah melaksanakan tugas kedinasan di Kota kendari dan Jakarta.

“Pesan Pemkot Baubau, agar masyarakat Buton di Masohi tetap menjaga kekompakan, kebesaran nama Buton serta tetap menjaga nilai-nilai religius di perantauan, agar nama baik Buton tetap terpelihara di mana pun berada,” tandas Sekda Roni Muhtar.

Senada dengan itu, pemangku Sultan Buton ke -40 YM. dr. LM. Izaat Manarfa, M.Kes yang ikut memberikan sambutan mengingatkan agar warga Buton tetap berfilosofi ‘dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung’, agar tercipta keharmonisan dengan segenap penduduk yang ada di Masohi, termasuk tetap teguh memelihara adat budaya Buton di perantauan.

Acara diakhiri dengan penyerahan cendera mata dan Buka Puasa Bersama yang didahului dengan ceramah singkat dari Dr. Rusli Iru, M.Pd dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau. Acara buka puasa ini mengahdirkan pula segenap pejabat di kota ini.