Garis Logo
images

RAMAH TAMAH GUBERNUR SULTRA, WALIKOTA PAPARKAN KONDISI KEKINIAN BAUBAU

Walikota Dr.Hado Hasina menawarkan visi teknokratik dalam kepemimpinannya kurun waktu setahun ini. Karena itu meminta aparatnya untuk menyukseskan programnya sembari menyelaraskan visi pemerintahan di level pemeritah provinsi Sulawesi Tenggara.

Walikota berharap Baubau bisa menjadi water front city, kota berbasis pantai, karena itu perlu land mark, vocal point yang memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya.

"Sekarang Baubau sudah dilirik investor khususnya pengelolaan persampahan yang memberikan tambahan daya listrik. Insha Allah bulan Juli medatang artinya sampah memeri nilai ekonomis, dan Baubau sudh memiliki 15 titik bank, yang harganya sekitar Rp. 1000-Rp. 1.200 perkilogramnya. Mohon ini disosiaisasikan oleh masing-masing SKPD," ujar Hado Hasina dalam sambutannya saat Ramah Tamah Pj.Gubernur Sultra yang dipusatkan di Bantea Umuri Bolu, Rujab Walikota Baubau, Kams Malam (1/3)

Berkaitan dengan Pilkada Baubau, wali kota juga berharap menciptkan pilkada berkualitas yang menghasilkan pemimpin, bukan penguasa. "Jangan terjebak dengan politik uang," pesan wali kota.

Sementara itu Pj. Gubernur Sultra Drs. H.Teguh Setyabudi, M.Pd mengapresiasi langkah wali kota Hado Hasina yang dianggapnya sebagai sangat visioner, karena ia sudah punya vis panjang dalam keterbatasan waktu kepemimpinannya.

"Mohon SKPD, Forkopimda dan masyarakat mendukung kebijakan wali kota, sebab benar jika Baubau harus kaya dengan vocal point dan landmark. Baubau ini luar biasa potensinya. Kalau Baubau ingin maju maka inovasi-inovasi dan terobosan sangat dibutuhkan," tegas gubernur.

Berkaitan dengan pilkada, jadikan sebagai momentum bermartabat, paslon-paslonnya adalah calon pemimpin yang patut dibanggakan, yang bisa membuat maju kota ini. "Intinya hindari hal hal yang tidak diperbolehkan, tingkatkan partisipasi pemilih dan jaga dengan baik daerah ini," pesan gubernur.

Acara ramah tamah ini sejatinya dimulai pukul 20.00 wita namun baru dilaksanakan pada pukul 22.00 wita, sebab gubernur melakukan serangkaian kegiatan kunjungan di KPU dan Panwaslu Kota Baubau, guna memastikan proses pilkada berjalan dengan baik.

Namun demikian, kegiatan tetap berlangsung dengan meriah diikuti sejumlah pejabat Pemprop Sultra dan Pemkot Baubay, segenap anggota DPRD, Forkopimda dan kelompok-kelompok organisasi kemasyarakatan di kota ini, serta dihibur dengan pementasan seni budaya dengan dipandu mc, Laode Darussalam.