Garis Logo
images

SEKDA BUKA SEMINAR KAJIAN PERLINDUNGAN HUKUM HAKI BAUBAU

Banyaknya produk dan inovasi yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Baubau dipandang perlu mendapatkan perlindungan hukum sebagai hak kekayaan intelektual (HAKI) masyarakat, hal ini dibuka langsung Sekretaris Daerah Kota Baubau, Dr. Roni Muhtar, M.Pd.

Sebelum membuka seminar awal ini, Roni Muhtar mengingatkan tradisi tertib kalangan ASN di Kota Baubau agar tidak membiasakan diri terlambat jika ada kegiatan. "Kita tidak bisa menghasilkan kerja optimal dalam kegitan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan, jika kita tidak tertib diri dan disiplin. Catat pimpinan lembaga yang tidak pernah hadir, pun juga yang terlambat," tegas Roni saat membuka acara ini di Palgimata, 7 Maret 2018.

Berkaitan dengan kegiatan ini, Sekda mengapresiasi langkah Badan Litbang Kota Baubau yang selalu memiliki inovasi dalam mendorong kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pegembangan alih teknologi di kota ini.

Acara ini merupakan kerjasama Balitbang Kota Baubau dengan Universitas Halu Oleo, menurut Sekda sebagai bentuk kontributif langsung dengan publik, sehingga peserta diharapkan bisa menyimak dengan baik kemudian menindaklanjutinya sebagai sebuah instrumen penting dalam pembangunan di kota Baubau.

Dijelaskan Roni, Pemkot Baubau dibawah kepemimpinan Pj Walikota Hado Hasina saat ini memprogramkan visi transisinya di kota ini, yakni sebagai kota dagang dan jasa partisipatif dan berkebudayaan.

Sebelumnya kepala Balitbangda Kota Baubau, Mustafa Zain, SE,MM, mengungkap jika kegiatan ini pada dasarnya sebagai seminar awal berkaitan HAKI masyarakat seiring produk-produk inovatif yqng dihasilkan. Acara ini dipandu Dr. Marsudi Asinu, SE.,M.Si.