Garis Logo
images

WALI KOTA BAUBAU LEPAS 160 ORANG KAFILAH MTQ KE BUTUR

Penjabat Wali Kota Baubau, Dr. Ir. H. Hado Hasina, MT Kamis sore ini (15/3) secara resmi melepas kontigen kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Baubau yang akan berlaga di MTQ ke-27 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipusatkan di Buton Utara.

Wali kota Hado Hasina dalam sambutannya meminta kafilah tampil seaksimal dan sebaik mungkin, karena jah lebih penting dari prestasi adalah unsur siar Islaminya.

“Tujuan MTQ bukanlah semata-mata untuk mendapatkan tropy kejuaraan, tetapi jauh lebih penting dari itu adalah ukhuwah islamiyah- keutuhan sesama umat Islam dalam siarnya; juga ukhuwah Wathoniyiah yang menanamkan cinta tanah air, kepedulian kepada daerah dan mengikat semangat persatuan dan kesatuan kita di Sulawesi Tenggara ini; dan tentu jauh lebih penting adalah ukhuwah insaniyah; yakni semakin mengokohkan semangat persaudaraan tanpa membedakan satu dengan yang lainnya,” terang wali kota.

Oleh karena itu Hado Hasina berharap kontigen Kafilah Kota Baubau tidak sekadar menjadi duta-duta keagamaan, tetapi juga duta daerah yang mampu menjaga nama baik Kota Baubau. Pada kesempatan ini pula wali kota menyerahkan insentif para Imam Masjid dan Pembina TPQ se Kota Baubau, yang secara simbolis diserahlan kepeda beberapa pihak penerima.

Direlease Kadis Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom. M.Si dari pihak LPTQ Kota Baubau; bahwa jumlah kontingen yang diberangkatkan sebanyak 160 orang yang terdiri dari 72 qari dan qariah serta penampil Musabaqah Qasidah Rebana, didampingi 88 orang pelatih sekaligus official tim, dibawah pimpinan kafilah, Dr. Roni Muhtar, M.Pd, Sekretarus Daerah Kota Baubau.

Meski mengikut sertakan 72 orang peserta, tetapi Kafilah MTQ Baubau berupaya mengikuti semua cabang yang dilombakan.
Jenis-jenis lomba yang diikuti diantaranya Tilawatil Quran, Hifzh Quran, Tafsir Quran, Fahmil Quran, Syahril Quran, Khattil Quran, dan Qasidah Rebana.

“Untuk MTQ di Butur ini kami optimis Kota Baubau akan bisa berprestasi di lomba-lomba andalan; seperti Hifzh Quran, Fahmil Quran, khattil Quran, dan juga di beberapa golongan di cabang tilawah,” ujar Dra Asmahani., M.Si dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Baubau.

Khusus untuk Qasidah Rebana, menurut Asmahani berupaya keras mempertahankan prestasi sebagai juara umum yang selama 3 kali penyelenggaraan, Qasida Remaja Putri serta Qasidah Dewasa Putra sudah 3 kali juara umum. “Jadi tentu harus dipertahankan prestasi Qasidah ini, apalagi d cabang ini Baubau selalu menjadi hitungan,”ujarnya.

Sementara itu untuk cabang-cabang tilawah, hafizh, dan tafsir memang menjadi persaingan ketat antar daerah. “Semoga bisa berharap di semua cabang, khususnya hafalan/Hafizh Quran 30 dan 20 Juz, Insha Allah di sini juga kita mampu berbicara di tingkat provinsi, demikian halnya di khaligrafi/khattil quran, Kota Baubau biasanya mampu meraih medali di cabang ini,” katanya sembari berharap doa segenap masyarakat Kota Baubau atas keikutsertaan dan kesuksesan khafilah di ajang ini.

Acara pelepasan ini dihadiri segenap pimpinan SKPD se Kota Baubau, dan menurut rencana kafilah akan berangkat secara serentak pada Hari Minggu pagi, 18 Maret 2018 menggunakan jalur darat, karenanya wali kota juga berpesan agar pihak pengendara mampu membawa kontingen secara hati-hati dan penuh tanggung jawab.