Garis Logo
images

Warga Dilarang Tangkap dan Pelihara Jenis Ikan ini

Ini peringatan dari Kantor Stasiun KIPM Kelas I Baubau, atau publik lebih mengenalnya dengan kantor balai karantina perikanan, bahwa terdapat jenis ikan yang dilarang ditangkap termasuk dipelihara oleh warga. Empat diantaranya cukup dikenal warga Baubau, adalah Ikan Sapu-sapu, ikan Piranha, ikan Arapaima Gigas, ikan Aligator dan lain-lain.

Penegasan ini disampaikan Kepala Stasiun KIPM Kelas I Baubau Arsal, S. St.Pi.,MP didampingi Abdul Syukur Yasin, S. Pi, M. Si - Kasi pengawasan dan pengendalian, data dan informasi ketika melakukan sosialisasi bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S. Kom, M. Si di kantor Kominfo Jumat sore ini. (6/7).

Munculnya sosialisasi ini setelah viralnya pelepasan ikan Arapaima Gigas di Kali Brantas Jawa Timur, kurang lebih dua pekan terakhir ini. Jenis ikan air tawar ini merupakan ikan terbesar dengan panjang bisa mencapai 2-3 meyer dan bobot bisa mencapai 200 kg.

"ikan ini terbilang unik, menarik pandangan tetapi cukup berbahaya khususnya bagi ikan asli Indonesia karena bersifat predator dan carnivor. Makannannya juga jenis ikan, krutasea, katak, dan burung yang dijumpai di sekitar permukaan air. Intinha dapat mengancam hewan akuatik asli perairan kita, " kata Arsal didampingi Abdul Syukur Yasin.

Dijelaskan pula jenis ikan Arapaima Gigas termasuk satu dari 152 jenis ikan yang dilarang masuk ke perairan Indonesia, sesuai peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 41 Tahun 2014.

"kami melaksanakan sosialisasi ini sebagai ingatan kepada kita semua terutama kepada pengusaha ikan hias dan kolektor, apalagi sudah ditemukan 2 ekor ikan Alligator yang dipelihara dalam akuarium, dan merupakan jenis ikan yang dilarang pula memasuki perairan Indonesia, termasuk potensi besar dipelihara di rumah-rumah penduduk," imbuh Asrul.

"Saat ini pula kami masih dalam tahap sosialisasi, dan meminta kepada warga Kota Baubau dan sekitarnya untuk melaporkan serta menyerahkan kepihaknya jika menemukan atau memelihara jenis-jenis ikan yang dilarang tersebut. Batasnya hingga 31 Juli 2018. jika tidak akan ditindak dan diproses secara hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku dengan melibatkan instansi terkai, " tegasnya.

Berdasarkan informasi ini pihak Kominfo Baubau akan terus menyebarkan iniformasi ini secara menyeluruh kepada warga untuk mrngindahkan aturan terkait jenis ikan yang telah disebutkan.