Garis Logo
images

Yuk Ke Topa Sulaa, Wisata Kampung Tenun Warna-Warni Baubau

Selain Benteng Keraton Buton dengan segala macam aksesoris budayanya, Pantai Nirwana, hutan Pinus samparona dan beberapa objek wisata lainnya di Kota Baubau, kini hadir lagi objek wisata baru, namanya Kampung Warna-Warni Topa di Kelurahan Sulaa. Kampung yang dulu dinobatkan sebagai objek wisata tenun di kota ini. Tentu, Anda boleh ke sana!

Warna-warni? Iya. Sebab rumah-rumah penduduk bahkan beberapa bangunan lainnya yang ada di kawasan itu begitu memanjakan mata dengan pesona warna yang begitu menarik. Uniknya lagi, warna-warna yang digunakan bercorak khas pewarnaan tenunan Buton. Maka jadilah Sulaa tampak lebih unik, berkarakter, dan berciri khas Buton.

Dirilis Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, M.Si, konsep menggiatkan pariwisata bagi Kampung Topa Sulaa ini, didasari dengan peningkatan kapasitasnya dari kampung tenun menjadi kampung warna-warna, yang didukung dengan kehadiran pihak swasta di wilayah itu. Yakni, PT. Pasific Paint, salah satu industri perusahaan cat terbesar di Tanah Air, dalam bentuk bantuan Corporate Social Rensponsibility (CSR).

Peresmian Kampung Topa Sulaa ini digelar Sabtu pagi ini (30/6), dihadiri langsung Direktur PT. Pasific Paint – Suryo Cokrosantoso yang menyebutkan bila pihaknya merupakan pelopor cat dekoratif ingin terlibat langsung dalam promosi wisata Kota Baubau, apalagi warna-warna khas Tenunan Buton sangat dekoratif dan sesuai filosofi perusahaannnya.

La Pina, S.Pd, lurah setempat tentu amat berbangga dengan ‘cerahnya’ kampung Topa dan berbangga jika wilayahnya ditetapkan sebagai ‘kampung warna-warni’ sekaligus menjadi destinasi wisata di kota ini. “Tentunya berharapa kehidupan warga Kelurahan Sulaa bisa lebih baik, sebab masyarakat kami dominan nelayan dan penenun,” tandasnya.

Karena sentuhan warna khas budaya ini, Sultan ke-39 Buton YM. dr.La Ode Izat Manarfa ikut berbangga dalam sambutannya. “Jika perlu tak hanya di Sulaa, tetapi semua wilayah ada CSR pihak PT.Pasific Paint, tentu dengan menyesuaikan nilai-nilai kearifan lokal ke Butonan. Apalagi Sulaa merupakan sentra industri tenun Buton, sehingga keunikan perkampungannya semakin mendukung lahirnya pusat wisata baru di kota ini,” ujarnya.

Penjabat Wali Kota Baubau, Hado Hasina menyatakan jika pemerintah mendukung dalam bentuk infrastruktur, p[embenahan bandara, pelabuhan dan terminal agar akses ke Kota Baubau menjadi lebih mudah dan lancar.

Infrastruktur fasilitas publik berupa penerangan jalan, toilet umum juga disediakan, tentu didukung dengan kesadaran warga untuk memelihara kebersihan lingkungan. Selebihnya dilakukan promosi yang intensif untuk mendukung kunjungan wisata ke kota ini.