Bandar Udara Betoambari

Penerbangan Merpati dengan pesawat berkapasitas 56 kursi dengan rute penerbangan Baubau - Makassar 4 kali seminggu
Bandar Udara Betoambari
Kecamatan
Dinas dan Instansi
Lambang

lambang

Lambang Daerah Kota Baubau di tetapkan melalui Perda No 1 tahun 2003. Adapun arti dan makna logo Kota Baubau dapat dijelaskan sebagai berikut :

Warna Dasar Kuning, melambangkan kejayaan dan kemuliaan masyarakat Kota Baubau yang pernah dicapai pada masa silam.

Garis Berwarna Biru, yang melingkari sisi perisai kelopak bunga melambangkan Kota Baubau sebagai Daerah Pesisir.

Perisai Kelopak Bunga berbentuk 4 (empat) sisi, menggambarkan / melambangkan falsafah masyarakat Buton (Kota Baubau), yaitu "Sara Pataanguna" sebagai kristalisasi nilai-nilai kehidupan bermasyarakat meliputi :
- Poma-maasiaka (kasih-mengasihi)
- Pomae-maeaaka (segam-menyegani)
- Poangka-angkataka (hormat-menghormati)
- Popia-piara (saling melindungi - pelihara - memelihara)

Bintang, melambangkan agama atau kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Benteng, melambangkan persatuan dan kesatuan serta perlindungan kepada masyarakat.

Nenas, melambangkan kepribadian masyarakat Kota Baubau yang ulet, tegas tapi hatinya manis dan ramah serta dapat hidup dimana saja.

Pintu Gerbang, melambangkan keterbukaan, baik menyangkut hati/jiwa masyarakat maupun daerahnya.

Garis Merah Putih, yang mendukung berdirinya Benteng melambangkan bahwa Kota Baubau adalah bagian yang tak akan pernah terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Padi dan Kapas, melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran yang menjadi cita-cita berdirinya Daerah Otonom Kota Baubau.